Untuk dapat 5 V atau 3,3 V dari sumber 12 V ada dua pilihan: regulator linear seperti 7805 atau AMS1117, yang membuang kelebihan tegangan jadi panas, atau konverter step down (buck), yang bekerja dengan switching frekuensi tinggi dan hampir tidak membuang daya.
Masukkan tegangan masuk, tegangan keluar, dan arus yang ditarik rangkaianmu. Kalkulator menampilkan panas tiap pilihan, efisiensi, arus masuk, dan apakah regulator linear perlu heatsink.
Cara pakai
- Isi tegangan masuk: 12 V dari aki atau adaptor, 9 V dari baterai, 24 V dari truk atau mesin.
- Pilih keluaran: 5 V untuk Arduino, USB, dan kebanyakan modul; 3,3 V untuk ESP32, ESP8266, dan Raspberry Pi Pico.
- Isi arus yang ditarik rangkaian. Kalau tidak tahu: 100 mA untuk board kecil, 500 mA untuk board dengan beberapa modul, 1 A atau lebih untuk charger HP atau LED strip.
- Baca rekomendasinya dan bandingkan panas kedua pilihan.
Kenapa tidak pakai pembagi tegangan?
Pembagi tegangan hanya memberi tegangan yang benar kalau hampir tidak ada arus yang mengalir. Begitu rangkaian menarik arus, keluarannya turun dan berubah-ubah mengikuti beban. Untuk memberi daya, pakai regulator: keluarannya tetap stabil, baik rangkaian menarik 10 mA maupun 1 A.
Regulator linear atau step down?
Regulator linear membuang (Vin − Vout) × I. Dari 12 V ke 5 V pada 0,5 A itu 3,5 W, cukup untuk membakar 7805 tanpa heatsink. Modul buck (LM2596, MP1584) memberi 2,5 W yang sama dengan rugi sekitar 0,3 W dan tetap dingin.
Linear menang kalau arusnya kecil atau selisih tegangannya sedikit: lebih murah, lebih kecil, dan tanpa noise switching, yang penting untuk audio dan sensor analog. Tapi ia butuh selisih tegangan minimal: sekitar 2 V untuk 7805 dan 1,3 V untuk AMS1117.