Langsung ke isi
ohmpal
Bahasa Indonesia

Kalkulator Hukum Ohm

Ketik dua dari V, I, R, dan P, dua lainnya langsung dihitung.

Memuat kalkulator…

Isi dua dari empat besaran (tegangan, arus, hambatan, atau daya) dan dua lainnya langsung dihitung. Kamu bisa mengetik awalan: 20m ampere, 4k7 ohm, 1,5k watt.

Hasilnya juga menampilkan rumus yang dipakai, jadi berguna untuk belajar atau mengecek jawaban soal fisika.

Cara pakai

  1. Ketik dua nilai yang kamu ketahui, pakai menu satuan atau awalan (m, k, M).
  2. Dua kolom lainnya terisi dan ditandai sebagai hasil hitung.
  3. Ubah nilai mana saja dan perhitungannya mengikuti dua nilai terakhir yang kamu ketik. Hapus untuk mulai dari awal.

Rumus hukum Ohm

Hukum Ohm: V = I × R. Daya: P = V × I. Kalau digabung: P = I² × R = V² ÷ R, I = V ÷ R = √(P ÷ R) dan R = V ÷ I = V² ÷ P.

Contoh sehari-hari

Resistor 1 kΩ di 12 V dialiri 12 mA dan membuang 0,144 W, aman untuk resistor 1/4 W. Pemanas air 2.000 W di listrik PLN 220 V menarik sekitar 9,1 A. Resistor 100 Ω 1 W tahan sampai 10 V.

Pertanyaan umum

Bagaimana rumus mencari arus listrik?

Bagi tegangan dengan hambatan: I = V ÷ R. 12 V pada 1 kΩ menghasilkan 0,012 A atau 12 mA. Kalau yang diketahui daya dan tegangan, I = P ÷ V.

Bagaimana rumus mencari daya (watt)?

Kalikan tegangan dengan arus (P = V × I), atau pakai P = V² ÷ R kalau hambatannya diketahui.

Apakah hukum Ohm berlaku untuk LED?

Tidak untuk LED-nya sendiri, karena tegangannya hampir tetap, tapi berlaku untuk resistor yang diseri dengannya. Pakai kalkulator resistor LED.

2.000 watt berapa ampere di 220 V?

Sekitar 9,1 A (I = P ÷ V = 2.000 ÷ 220) untuk beban resistif seperti pemanas atau setrika, dengan nilai RMS. Motor dan pompa air punya faktor daya, jadi arusnya lebih besar dari hitungan sederhana ini.

Kalkulator terkait